salah satu topik ga penting dikelas CB gw

Berasal dari seseorang bernama Farida dikelas CB gw,,

Hanya mau tuker pendapat saja dengan teman-teman sekalian….
Sekarang ini sedang marak-marak nya Global Warming, ga cuma di Indonesia aja, tapi di dunia… Dan entah teman-teman berasa atau tidak, kalau sekarang-sekarang ini panas yang di timbulkan matahari nyengat sekali!!! Menurut saya, ini dampak dari Global Warming. Sudah banyak yang menghimbau untuk mengatasi global warming, seperti menggunakan barang yang ramah lingkungan, tapi menurut saya hal itu, tidak mengalami perubahan apapun. Nah , menurut teman-teman sekalian, bagaimana cara mengatasi hal ini?
Tentu nya tidak mau kan kalau panas matahari makin menyengat ke badan????
Thx…

0900793086
HENDRY SURYA DARMA

3 Posts Posted – 22 September 2008 18:27 Reply with Quote
Menurut saya dengan cara mengurangi jumlah kendaraan bermotor. Karena semakin hari, jumlah kendaraan bermotor semakin bertambah, apalagi di Indonesia. Asap-asap kendaraan terutama bus-bus kota sangat menggangu sekali. Asap-asap itu merusak lapisan udara, sehingga cahaya matahari semakin lama semakin menyengat, tidak seperti biasanya. Selain itu, mengurangi pemakaian bahan kimia.

0900803805
FARAH MEUTIA PUTRI

1 Posts Posted – 22 September 2008 21:33 Reply with Quote
Menurut pendapat saya, pertama kita harus percaya bahwa ancaman global warming/global cooling itu adalah nyata. Kuncinya jangan menjadi pribadi yang apatis kali, ya.. Terlepas dari usaha-usaha yang dilakukan oleh Al Gore mempopulerkan edukasi tentang pemanasan global, toh masih ada saja pendapat ahli yang mematahkan ancaman itu dengan berasumsi bahwa ancaman pemanasan global adalah hoax belaka.

Tindakan nyata yang bisa masing-masing dilakukan oleh kita sebagai individu adalah sebagai agen perubahan. Sebagai agen perubahan, masing-masing orang berkewajiban untuk menjaga diri dan mengajak orang2 lain di sekitarnya untuk sadar dan menjaga kelestarian lingkungan. Hal-hal kecil, pengetahuan kecil yang kita tahu tentang bagaimana menjadi ramah lingkungan bagikanlah ke teman2 dan orang2 sekitar kita…Kuncinya : terlibat dan aktif bicara.

Lagi2 ini pendapat saya, tidak perlu mendadak menjadi seorang environmentalist untuk “mengkampanyekan” cara2 mencegah/memperlambat terjadinya perubahan iklim, kerusakan iklim, dll. Hal yang perlu kita bersama sadari adalah tempat tinggal kita ini hanya ada 1 : bumi. Segala tindakan, sekecil apapun itu, harus ramah lingkungan agar sebagai manusia bisa merasakan manfaat tinggal dengan nyaman. Tentu saja aksi2 ini tidak bisa kita rasakan dalam waktu yang instan. Prediksi tentang pemanasan global warming saja sebenarnya sudah lebih dari 20 tahun lalu ada, namun baru tahun2 ini saja kita menjadi “awas”.

Thx.

0900806750
SITI KHAIRUNNISA HUMAIROH


7 Posts Posted – 22 September 2008 23:42 Edit Reply Reply with Quote
haaa.. iya banget.. *apalagi paling berasa klo lagi dikampus pindah2 gedung*
ohya, jadi kepikiran ttg bangunan binus yang baru (eh termasuk syahdan yg juga ga pernah berubah tampilan)
itu ac2 sering bgt diirit2.. eskalator apalagi.. yah masih mending klo cm 1-4 lantai. nah klo abis kapsel turun tangga dr lt 8 mpe basement, berasa jg yaa..

mungkin sedikit perbaikan di gedung2 besar yang padat aktifitas. gedung seperti ini banyak dibangun dimana2.. (–buktinya kita bisa liat diseputaran kemanggisan yang agak terpencil ini ada juga bangunan yang “mercusuar”–) juga harusnya bisa memilki konstruksi yang sesuai. well, klo emang niatnya mengurangi jumlah pemakaian listrik.. bagaimanapun harus liat dulu gmn kondisinya.

jadi mungkin kita bisa mulai memperbaiki dari segala hal yang paling relevan. klo mau bangun gedung—dan berniat mengimplementasikan kepedulian pada lingkungan, ya bangunlah sesuai dengan kepentingan jangka panjang. misalnya ga mau pake ac, berarti buatlah konstruksi rumah yang menggunakan banyak ventilasi dan bukan bangunan yang sangat tertutup, dengan sirkulasi udara minim.
kalo udah terlanjur dibangun, setidaknya kita masih punya kesempatan untuk memperbaiki bagian yang lain. seperti mengganti ac dengan van, waterheater yg menggunakan listrik diganti jadi dari sinar matahari. etc.

sangat menyayangkan, semester yang baru ini rasanya sangat kurang nyaman dikampus. dengan masuknya mahasiswa baru plus jurusan yang baru2 itu, ditambah ac yang hanya dinyalain dikelas-dengan temperature yang dikurangin juga-dan dikoridor hampir selalu dimatiin-kamar mandi tanpa hexos-van (bener ga sih nulisnya)-debu bangunan yang belum juga hilang disetiap lantai, tembok, dan kursi– **karena semua gedung minim sirkulasi sekali lagi saya blg**. parkiran yang super ga jelas- yang biasanya macet cm jam 7,9,11,1,3,5,7.. skrg jd “setiap saat”.

jadi.. bukannya ga dukung penghematan yg dilakukan kampus. tapi ngerasa kondisi ini bukan hal yg sementara lagi seperti yang dijanjikan. gw cukup percaya lingkungan yg nyaman berpengaruh pd konsentrasi n mood KBM. gmn bisa meningkatkan mood disaat tempat belajar yang harganya ga murah aja jadi kaya pasar kaget. atau masuk gedung dgn kepala pening karena ga dpt parkir atau kebanyakan liat org lalu lalang..terus masuk kekelas dmn acnya cm bisa ngipasin–bukan ngademin—

btw, postingan ini jadi lebih kearah uneg2+esmosi yah.. pgn sih dikirim kebinus. tapi kita mungkin butuh beberapa waktu lagi untuk sabar, dimana2 perubahan emang ga mudah. mungkin solusi sementaranya adalah suasana kelas yg lebih fun, atau think positif as always buat menularkan hal2 positif dan menghibur teman2 yang setiap hari menghadapi hal seperti ini.
semangat ya teman2!!!!! huhu [^.^]

Advertisements

About this entry